Gurita Bisnis Briptu Hasbudi Dari Tambang Ilegal Hingga Dugaan Narkoba
Berita Bisnis Tentang Gurita Bisnis Briptu Hasbudi Dari Tambang Ilegal Hingga Dugaan Narkoba

Gurita Bisnis Briptu Hasbudi Dari Tambang Ilegal Hingga Dugaan Narkoba

Berita Bisnis dari Alobisnis.com – Banyak yang penasaran tentang usaha bisnis dari Briptu Hasbudi. Nah ini kami suguhkan artikel mengenai gurita bisnis briptu hasbudi dari tambang ilegal hingga dugaan narkoba yang dikutip dari situs berita CNN. Silahkan disimak beritanya di bawah ini.

Gurita Bisnis Briptu Hasbudi Dari Tambang Ilegal Hingga Dugaan Narkoba (Narkotika dan Obat Berbahaya)

Polisi ungkap sangkaan tindak pidana pemilikan tambang emas ilegal dan usaha terlarang yang lain untuk seorang anggota Polri namanya Briptu Hasbudi.

Dia diamankan selesai penerapan rapat dengar opini (RDP) dengan Komisi III pada Februari 2022 lalu yang menyorot aktivitas tambang ilegal di Kecamatan Sekatak.

Kabid Humas Polda Kalimantan Utara Kombes Budi Rachmat menerangkan team khusus yang dibuat untuk menginvestigasi kasus itu juga mendapati kebenaran atas aktivitas penambangan ilegal itu di dusun Sekatak Buji, Kabupaten Bulungan pada 21 April.

“Dilaksanakan lidik kelanjutan berkoodinasi dengan PT BTM jika lokasi aktivitas penambangan itu ada di konsnsi PT BTM Dusun sekatak BUji tidak di bawah SPK atau jo PT BTM alias ilegal,” kata Budi ke reporter, Selasa (10/5).

Polisi selanjutnya tangkap 5 orang pada 30 April karena diperhitungkan turut serta dalam usaha ilegal itu. Mereka masing-masing bekerja sebagai koordinator, mandor, penjaga bak, dan pengemudi truk.

Dalam penangkapan itu, polisi ikut amankan tiga buak ekskavator, dua truk, dua drum sianida, dan lima karbon perendaman.

Bermula dari sana, peningkatan kasus dilaksanakan sampai meruncing pada sangkaan pemilikan usaha tambang ilegal yang diperhitungkan dilaksanakan seorang anggota Polri namanya Hasbudi dan Muliadi alias Adi sebagai koordinator.

Tetapi, polisi baru mempunyai bukti permulaan cukup buat memutuskan 5 orang yang ditangkap pertama sebagai terdakwa. Mereka dijaring Pasal 158 jo Pasal 160 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 mengenai peralihan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 mengenai Mineral dan Batu Bara.

“Dengan sanksi hukuman 5 tahun penjara dan denda optimal Rp100 miliar,” terangnya.

Tetapi bersamaan perubahan penyelidikan, Briptu Hasbudi dan Adi diperhitungkan coba hilangkan tanda bukti hingga diamankan pada 4 Mei di Lapangan terbang Juwata, Tarakan.

Usaha Pakaian Sisa sampai Narkoba
Pascapenangkapan anggota Polri itu, penyidik memeriksa rumah tinggalnya dan mendapati beberapa document berkaitan aktivitas ilegal. Disamping itu, ada beberapa balpress pakaian sisa dan narkoba.

“Hingga dilaksanakan koordinir Bea Cukai diketemukan 17 container yang diperhitungkan mempunyai potensi jadi fasilitas menyarukan pengangkutan narkoba,” terangnya.

Disamping itu, polisi amankan 11 speedboat yang diperhitungkan sebagai punya Hasbudi yang disebut alat atau dari hasil kejahatan. Kapal itu diketemukan dengan bertahap di tempat yang lain disekitaran Pulau Ligo.

Polisi menyangka kapal itu menyengaja digembok dan baling-balingnya ditarik untuk menghalangi performa penyidik.

“Team khusus terus akan meningkatkan kekuatan ada tindak pidana yang lain diperhitungkan dilaksanakan oleh Hasbudi dan beberapa pihak yang lain terafiliasi bahkan juga menolong kejahatan itu,” katanya.

Nah, itu tadi informasi berita mengenai gurita bisnis briptu hasbudi dari tambang ilegal hingga dugaan narkoba yang kami dapatkan dari situs berita CNN. Semoga bermanfaat dan tetap bijak.

Tinggalkan Balasan