Peluang Bisnis Budidaya Ikan Air Tawar
Peluang Bisnis Budidaya Ikan Air Tawar. Sumber gambar: https://pixabay.com/id/photos/ikan-mas-ikan-hewan-kuning-emas-573684/

Peluang Bisnis Budidaya Ikan Air Tawar

Anda ingin memulai usaha dalam bidang perikanan? Simak penjelasan ringkas tentang peluang bisnis budidaya ikan air tawar berikut ini. Semoga menginspirasi Anda untuk memulai bisnis ikan yang menguntungkan.

Peluang dan Potensi Usaha Bisnis Budidaya Ikan Air Tawar

Usaha budidaya ikan air tawar semakin hari semakin menarik perhatian. Menurut laporan Badan Pangan PBB, pada tahun 2021 konsumsi ikan perkapita penduduk dunia akan mencapai kira-kira 19,6 kg per tahun. Meski saat ini konsumsi ikan lebih banyak dipasok oleh ikan dari laut, namun pada tahun 2018 produksi ikan air tawar akan melewati produksi perikanan tangkap.

Mengapa begitu, sebab produksi perikanan tangkap akan alami pengurangan. Mengapa? Hal ini tidak lain disebabkan oleh overfishing. Ikan dari laut makin susah untuk didapatkan. Bahkan bilamana tetap tidak ada perombakan mode produksi, beberapa periset membuat perkiraan di tahun 2048 tidak ada ikan laut yang bisa mudah ditangkap.

Dalam kata lain tidak bakal ada menu seafood terhidang dalam piring kita! Oleh karenanya dibutuhkan kenaikan produksi budidaya ikan air tawar yang bertindak sebagai subtitusi ikan laut. Hal ini juga akan memberi ruangan ke biota laut untuk berkembang biak.

Tingkat Konsumsi Ikan

Indonesia adalah negara jumlah warga yang besar sekali adalah pasar yang prospektif untuk produk perikanan. Apa lagi bukti sekarang ini memperlihatkan konsumsi ikan perkapita Indonesia masih rendah bila dibanding dengan konsumsi warga negara berkembang yang lain.

Jika kita melihat laporan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di tahun 2011, konsumsi ikan warga Indonesia cuman ada diangka 31,5 kg per tahun. Silahkan bandingkan dengan negara Malaysia yang capai 55,4 kg per tahun! Berita baiknya, perkembangan rerata konsumsi ikan di Indonesia lumayan tinggi 5,04 % per tahun. Jauh di atas Malaysia yang cuman 1,26 % per tahun.

Dengan tumbuhnya ekonomi Indonesia, kesadaran warga akan konsumsi ikan semakin lama semakin tinggi. Ditambah dengan ada program Suka Makan Ikan yang dikampanyekan KKP, angka konsumsi terus akan bergerak naik.

Budidaya Ikan AirTawar

Dari segi produksi, di tahun 2011 produksi perikanan nasional capai 12,39 juta ton. Dari jumlah itu, produksi perikanan tangkap sekitar 5,41 juta ton dan produksi perikanan budidaya 6,98 juta ton.

Dari keseluruhan produksi perikanan budidaya, jumlah budidaya ikan dalam kolam air tawar menyumbang angka sampai 1,1 juta ton. Sisanya ialah budidaya tambak air payau, budidaya di laut, budidaya dalam keramba dan budidaya jala apung.

Peningkatan produksi budidaya ikan dalam kolam air tawar cukup cepat yakni sekitar 11 % tiap tahun. Ini menggambarkan bahwasanya ada kemauan yang kuat dalam masyarakat untuk meningkatkan usaha budidaya ikan air tawar. Sudah dipsatikan perkembangan produksi ini merujuk pada kebutuhan pasar yang terus-menerus bertambah.

Lebih dari 70 % produksi ikan air tawar beredar di pasar dalam negeri. Pulau Jawa jadi menjadi pulau penyerap paling besar. Hal ini dikarenakan jumlah warganya yang padat. Jika disaksikan dari kekuatannya, keperluan untuk pulau Jawa saja masih terus akan berkembang. Mengapa? Oleh karena, konsumsi per kapita ikan di Jawa masih di bawah konsumsi per kapita di luar Jawa.

Jenis Budidaya Ikan Yang Paling Populer

Produksi budidaya ikan air tawar dalam kolam didominasi oleh ikan mas, lele, patin, nila dan gurame. Lima jenis ikan tersebut menyumbang lebih dari 80 persen dari total produksi. Berikut sekilas profil ikan air tawar yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia.

a. Ikan mas

Ikan mas (Cyprinus carpio) dipercaya datang ke Indonesia dari Eropa dan Tiongkok. Ikan ini berkembang menjadi salah satu ikan budidaya paling populer. Pada tahun 1860-an masyarakat di Ciamis, Jawa Barat, telah melakukan praktek pemijahan ikan mas dengan memanfaatkan kakaban ijuk. Praktek seperti ini masih diadopsi dan dikerjakan oleh para peternak ikan hingga saat ini.

Ikan mas cocok dikembangkan di lingkungan tropis seperti negara Indonesia. Suhu ideal bagi pertumbuhannya yaitu antara 23-30 derajat celcius. Ikan ini bisa dibudidayakan dalam kolam tanah, kolam air deras dan jaring terapung. Secara total proses budidaya hingga ukuran siap konsumsi memerlukan waktu 4-5 bulan.

b. Ikan lele

Ikan lele (Clarias sp.) adalah tipe ikan air tawar yang cukup terkenal. Ikan ini banyak disukai sebab dagingnya lunak, durinya sedikit dan harga relatif murah. Peternak juga mencintai ikan ini sebab perawatannya cepat dan mudah besar. Tipe ikan lele lumayan banyak. Tetapi cuman ada tiga tipe yang biasanya dibudidayakan di Indonesia.

Lele adalah salah satunya tipe ikan air tawar yang efesien untuk dibudidayakan. Rasio pakan jadi daging ikan lele dapat capai 1:1. Apa artinya? Ini berarti tiap pemberian pakan sekitar 1 kg akan menambah berat ikan lele sebanyak 1 kg.

c. Ikan patin

Di Indonesia ada 14 spesies ikan patin, tetapi yang dibudidayakan secara luas ialah patin asal negara Thailand yakni Pangasius hypothalamus. Sekarang ini keperluan ikan patin budidaya lagi bertambah. Bahkan juga, negara Indonesia masih datangkan ikan patin dari negara Vietnam untuk konsumsi dalam negeri.

Patin dapat dikembangbiakkan dengan rasio kepadatan 20-30 ekor per mtr. kubik. Tidak ada dasar ukuran ikan patin siap konsumsi. Benar-benar bergantung kebutuhan dan keinginan pasar di wilayah-wilayah tertentu. Umumnya beberapa pembudidaya membesarkan ikan patin sepanjang enam bulan. Spesial untuk pasar export ukuran semakin besar kembali.

d. Ikan nila

Ikan nila (Oreochromis niloticus) adalah ikan air tawar yang gampang dikembangbiakkan. Salah satu penyebabnya adalah penyakitnya tidak banyak sekali dan pembibitan nila lumayan gampang. Dari sepasang indukan dapat dibuat 250-1000 butir telur. Waktu planing dari telur sampai jadi benih memiliki ukuran 5-8 cm dibutuhkan waktu 60 hari.

Nila adalah tipe ikan air tawar yang perkembangannya cepat. Tipe nila unggul perkembangannya dapat capai 4,1 gr /hari. Perkembangan ikan jantan lebih cepat dibandingkan ikan betina. Diperlukan waktu 4-6 bulan untuk membesarkan ikan nila sampai ukuran siap konsumsi.

e. Ikan gurame

Di negara lain, Ikan gurame (Osphronemus goramy) biasanya dipelihara dalam akuarium sebagai ikan hias. Namun di Asia Tenggara dan Asia Tengah, ikan ini merupakan ikan konsumsi yang disukai.

Di daerah Cianjur, Jawa Barat ikan gurame biasa dibesarkan sampai ukuran 3-4 kg. Mereka membudidayakannya di kolam-kolam pekarangan. Namun proses pembesaran seperti itu tidak ekonomis kalau dilakukan secara intensif. Pada umumnya ikan gurame dibesarkan hingga ukuran 0,5-1 kg per ekor.

Nah, itu tadi penjelasan tentang peluang bisnis budidaya ikan air tawar. Mudah-mudahan tulisan ini bisa memberikan inspiraasi bagi pembaca. Semoga sukses!

Baca juga: Keuntungan bisnis ikan cupang hias

Sumber: Kementerian Kelautan dan Perikanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *