Hutang Pemerintah Hampir Tembus Rp 6.000 T Tahun Ini
Ilustrasi lambang mata uang. Sumber gambar: Free license pixabay.com

Hutang Pemerintah Hampir Tembus Rp 6.000 T Tahun Ini

Keseluruhan hutang pemerintahan mendekati tutup tahun ini hampir tembus Rp 6.000 triliun, persisnya Rp 5.910,64 triliun per akhir November. Hutang ini naik sebesar Rp 32,93 triliun dari yang sebelumnya.

Bila dilihat hutang di akhir November 2019 yang berjumlah 4812,31 tirliun maka dalam satu tahun ini pertambahan hutang adalah sebanyak Rp 1.096,33 triliun.

Rasio hutang pemerintah pusat pada November 2020 adalah 38,13 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Nilai rasio ini juga lebih tinggi dari rasio utang pada November 2019 yaitu sebesar 30,03 persen dari PDB.

Terjadinya pandemi COVID-19 menyebabkan belanja negara tambah membengkak pada tahun ini. Sementara itu pendapatan negara menurun seiring dengan terjadinya resesi ekonomi. Hal ini menyebabkan defisit anggaran yang semakin tinggi.

Di akhir November 2020, defisit anggaran sudah menyentuh angkan Rp 883,7 triliun. Ini setara dengan 5,6 persen PDB. Defisit ini mengalami peningkatan nyata bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun yang lalu yaitu Rp 369,9 triliun. Ini setara dengan 2,34 persen PDB.

Lantas, Berapa taksiran Hutang Pemerintah Tahun Depan?

Pada tahun 2021, pemerintah membuat target pendapatan sebanyak Rp 1.743,6 triliun dan belanja negara Rp 2750 triliun. Ini menimbulkan defisit anggaran sebesar Rp 1.006,4 triliun yang setara dengan 5,7 persen PDB.

Pemerintah berencana untuk membuat hutang baru sebesar Rp 1.177,4 triliun pada tahun depan. Hutang ini pada umumnya berupa Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan, nilainya sebesar Rp 1.207,3 triliun. SBN ini akan banyak berasal dari domestik yaitu 80% dan sisanya 20% berupa valuta asing.

Besar pembiayaan hutang tahun depan sebesar Rp 1.177,4 triliun dan jumlah keseluruhan utang pemerintah terhitung akhir November 2020 ini sebesar Rp 5.910,64 triliun akan menghasilkan total hutang negara Indonesia tahun depan menjadi Rp 7.088,04 triliun.

Akan tetapi, hitungan ini belum terhitung hutang yang ada di bulan Desember 2020. Selain itu, belum juga ada penyesuaian nilai tukar dolar dan rupiah pada tahun depan.

Nah, itu tadi pembahasan tentang Hutang Pemerintah Hampir Tembus Rp 6.000 T Tahun Ini dan berapa taksiran utang di tahun depan. Mudah-mudahan para pembaca menemukan manfaat dari artikel ini.

Sumber: kumparan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *