Kementan Minta BUMN Membantu Masalah Kenaikan Harga Cabai dan Telur
Sejumlah tamu beraktivitas di dekat logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

Kementan Minta BUMN Membantu Masalah Kenaikan Harga Cabai dan Telur

Harga beberapa komoditas pangan meningkat bersamaan dengan momen hari Natal dan tahun baru. Beberapa dari komoditas naik dengan tingkat yang cukup berarti semisal telur, daging sapi, sampai cabai merah.

Berlainan dengan penyebab peningkatan pada beberapa tahun dahulu yang notabene disebabkan oleh faktor produksi yang mengalami hambatan cuaca, naiknya harga kali ini dikarenakan oleh terjadinya pandemi COVID-19 menurut kemnetrian Pertanian.

Produksi dalam skala petani yang telah jauh menyusut semenjak wabah pandemi yang menyebabkan tidak sanggup untuk mencukupi kebutuhan pangan yang memang biasa melonjak di akhir tahun.

Menurut Kepala Bidang Harga Pangan Ketahanan Pangan Kementan, Inti Pertiwi, memberi penekanan kepada harga pada level petani tidak akan menjadi penyelesaian masalah yang tepat. Oleh karena, kerugian ini telah dialami semenjak pandemi dan nilainya cukup besar.

Inti memandang, langkah yang dapat dikerjakan sekarang ini untuk memperhitungkan supaya peningkatan tidak lagi terjadi kontinu yaitu dengan melaksanakan operasi pasar. Disamping itu, pemerintahan bisa juga melakukan intervensi dengan memberikan bantuan dalam proses distribusi.

“Apa yang perlu dikerjakan dan itu harus selekasnya dilakukan, jika waktunya operasi pasar ya saat ini waktunya. Yang mana harga tinggi dikunjungi, karena itu harus diperhitungkan distribusi dari daerah yang produksinya melimpah,” menurut Inti pada hari Minggu (27/12).

Menurut dia, aktivitas intervensi itu lebih pas dikerjakan oleh Holding BUMN bidang pangan. Selain melakukan pendataan daerah beberapa daerah dengan produksi yang banyak, BUMN bisa juga turut peran dalam mengatasi resiko kerugian pada petani dengan menawarkan bantuan dalam proses distribusi.

“Pemerintahan harus bergerak lewat saat ini telah ada BUMN Holding Pangan, RNI yang bekerja. Mencari kekuatan yang daerah produksinya tinggi agar pengeluaran tidak besar,” ujarnya.

Nah, itu tadi berita informasi seputar permintaan Kementan kepada BUMN untuk membantu masalah kenaikan harga cabai dan telur. Hal ini dilakukan untuk melindungi para petani yang sudah terdampak COVID-19 sejak beberapa bulan yang lalu.

Sumber: kumparan.com

Baca juga: Info Bantuan Modal Usaha Senilai Rp 3,5 Juta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *