Cara Menanam Jagung yang Cocok untuk Lahan Kosong di Rumah

Untuk beberapa orang, rumah dengan pelataran yang luas ialah tempat tinggal yang paling prima, karena ini memiliki arti mereka dapat salurkan hoby bercocok tanam mereka. Tetapi, tidak cuma tanaman hias saja yang dapat ditanamkan, Mam bisa juga menanam tanaman untuk dimakan sendiri, seperti jagung. Langkah menanam jagung memang perlu ketekunan, tetapi kegiatan ini dapat sekalian jadi quality time di antara Mam dan Dads.

Menanam jagung menjadi kegiatan membahagiakan di dalam rumah. Jagung sebagai tanaman musim panas yang terbaik ditanamkan sesudah temperatur tanah capai 16 derajat Celsius. Masalahnya jagung yang ditanamkan di tanah yang dingin dan basah peluang tidak berkecambah.

Menanam jagung terbaik dilaksanakan saat temperatur udara di antara 16 sampai 35 derajat Celsius. Tanaman ini cuma memerlukan waktu 60 sampai 100 hari untuk capai panen, bergantung pada varietas dan jumlah panas sepanjang musim tanam.

Mencuplik U.S. FoodData Central dalam 100 g jagung kuning rebus, ada banyak gizi misalnya:

  • Kalori: 96.
  • Air: 73 %.
  • Protein: 3,4 gr.
  • Karbohidrat: 21 gr.
  • Gula: 4,5 gr.
  • Serat: 2,4 gr.
  • Lemak: 1,5 gr.

Silahkan baca langkah menanam jagung di dalam rumah!

Langkah Menanam Jagung di Rumah dan Perawatannya

Bila Mam ingin coba menanam jagung di dalam rumah, jadi lebih gampang bila ditolong dengan suami. Berikut ialah langkah menanam jagung di dalam rumah yang dapat Mam coba:

1. Tentukan Bibit Jagung yang Bagus

Langkah menanam jagung yang paling penting ialah pilih bibitnya. Seharusnya Mam pilih bibit jagung kualitas unggul atau merek populer bila Mam membeli di kios pertanian.

Tetapi, bila Mam pilih bibit dari tanaman jagung, karena itu bibit diambil dari tangkai jagung yang betul-betul berkualitas, besar, sehat dan bebas dari hama dan penyakit.

Mam dapat pilih tongkol atau buah jagung yang terbungkus rapat bila akan memakai bibit bikinan sendiri. Dari buah jagung barusan seharusnya Mam ambil biji di bagian tengahnya untuk jadi bibit.

2. Persiapkan Tanah untuk Media Tanam

Untuk menanam jagung diperlukan tanah yang gembur. Tetapi, pertama kali, tanah harus bersih dari tersisa tanaman lama atau rerumputan.

Mam dapat mencangkul tanah dengan kedalaman 25 cm. Sesudah dicangkul, seterusnya tanah dapat diratakan kembali. Buatlah parit bilikan secara baik supaya tanaman jagung dapat memperoleh air yang imbang di saat hujan.

Tentukan tanah yang terima minimal enam jam ataupun lebih cahaya matahari langsung. Mam perlu pilih tanah yang kaya bahan organik. Mam dapat menambah kompos ke tempat tanah saat sebelum ditanam jagung.

Disamping itu, saat sebelum menanam jagung pada tempat, seharusnya diberi kapur atau lakukan pekapuran untuk turunkan tingkat keasaman tanah. Yakinkan tanah mempunyai tingkat keasaman di antara 5,5 dan 7,0.

3. Menanam Bibit Jagung

Taburi benih jagung sedalam 3 sampai 5 cm, tiap lubang dapat dimasukkan 2-3 biji jagung. Jika tipe jagung besar ditanamkan dan tidak diselipin dengan tanaman lain, karena itu jarak yang bagus yakni di antara 90 x 60 cm.

Tetapi, bila tipe jagungnya kecil dan Mam tidak menanam tanaman lain disekelilingnya, pakai jarak tanam di antara 80 x 40 cm.

Bila jagung dipakai sebagai tanaman penyelang, misalkan ditanamkan antara tanaman lain seperti kacang, sayur-sayuran dan cabe, karena itu seharusnya jarak tanam di antara tangkai jagung ialah 200 x 80 cm.

Sebaiknya tanaman dibikin cukup jarang-jarang supaya tidak mengusik tanaman lain dalam soal memperoleh cahaya matahari.

Yakinkan untuk menyiram bilikan sampai sisi atas tanah lembab, lalu teruskan menyirami sekedarnya supaya tanah tidak jadi kering sepanjang masa perkecambahan. Jagung umumnya berkecambah dalam kurun waktu tujuh sampai 14 hari.

Bila tanaman jagung telah capai ketinggian 30-40 cm tanah harus dibikin bersih kembali dari rumput-rumput liar atau gulma.

Kemudian, Mam dapat memberi pupuk seperlunya agar perkembangannya bisa lebih cepat.

4. Waktu Penyiraman

Sirami jagung dua sampai 3x satu minggu, atau saat 3 cm sisi atas tanah mulai jadi kering.

Beri jagung dengan air hingga membasahi sekitaran 5 cm permukaan tanahnya tiap minggu.

Jauhi penyiraman di atas tunas karena ini bisa mengakibatkan permasalahan jamur. Kebalikannya, sirami tanaman di dekat permukaan tanah supaya dedaunan masih tetap kering.

5. Beri Pupuk Tambahan

Beri 120 gr pupuk untuk tiap 1,5 mtr. persegi bilikan saat tangkai jagung tumbuh mempunyai delapan daun.

Taburi pupuk disekitaran tanaman, lalu sirami bilikan supaya menyerap ke tanah.

6. Awasi Hama dan Penyakit

Sesudah ketahui langkah menanam jagung, Mam harus juga memperhatikan hama dan penyakit.

Jagung bisa diserang cacing potong, cacing kabel, kumbang kutu, cacing telinga jagung, dan pengerek jagung. Mencari hama dan tusuk tangan dan leburkan mereka.

Taruh setetes minyak mineral dalam ujung tiap telinga untuk melapis dan membuat cacing telinga mati lemas. Pengerek jagung akan membuat terowong ke tangkai dan telinga untuk memulai makan.

Kerjakan secara tangan untuk kontrol yang lebih terbaik. Jaga supaya taman bebas dari beberapa puing tempat cacing telinga dan pengerek bisa hidup.

Tikus dan banyak hewan pengerat akan serang jagung. Pakai jebakan atau pagar untuk menyingkirkan hama ini.

Jagung rawan pada penyakit jamur api dan penyakit bakteri. Jagung api akan mengganti biji jadi abu-abu atau hitam dan mengakibatkan biji membesar.

Leburkan tanaman yang terserang dan tidak boleh menanam kembali pada tempat yang serupa sepanjang 2 tahun. Spora jamur api bisa bertahan hidup dalam tanah sepanjang 2 tahun.

Stewart’s wilt ialah penyakit bakteri yang ditebarkan oleh kumbang kutu. Keadaan ini akan mengakibatkan daun menguning dan tanaman jadi kerdil.

Tanam varietas tahan penyakit dan kontrol kumbang kutu dengan tempatkan abu kayu atau kapur pertanian disekitaran tanaman.

7. Yakinkan Penyerbukan yang Pas

Salah satunya langkah menanam jagung yang kadang terlewatkan ialah penyerbukannya.

Goyangkan batangnya secara halus saat hasilkan sutra dan memulai jatuhkan serbuk sari.

Mengguncangkan tangkai pastikan penebaran serbuk sari lebih rata dan pembangunan tongkol yang lebih bagus.

8. Memetik Jagung

Langkah menanam jagung telah dimengerti, saat ini waktunya memetik jagung!

Panen jagung saat jumbai jadi kering dan berbeda warna jadi cokelat, sekitaran tiga minggu sesudah jumbai pertama tercipta. Kupas kulit jagung dan dorong kernel dengan kuku untuk mengetes kematangannya.

Jagung siap diambil bila bijinya cukup empuk untuk ditusuk dan sarinya terlihat seperti susu. Ambil telinga ke bawah sekalian memutar tajam untuk melepasnya dari batang.

Sesudah diambil, Mam dapat menjemurnya sampai kering. Sesudah kering buah jagung dapat diletakkan atau dilaksanakan penggilingan untuk pisahkan biji jagung dengan janggel jagung.

Seharusnya dalam penyimpanan jagung harus juga pada lokasi yang aman dari masalah hama seperti tikus.

9. Simpan dan Mengawetkan Jagung

Jagung terbaik dikonsumsi saat fresh. Jagung dapat diletakkan di almari es sepanjang 2 sampai 4 hari dan buntel kulit yang belum dibuka dengan tisu basah.

Jagung rebus dapat dipeti-eskan sepanjang 3 sampai enam bulan. Mam juga dapat jadikan jagung sebagai pendamping sayur atau salad. Atau Mam dapat menyuguhkan jagung bakar untuk cemilan keluarga di dalam rumah.

Tersebut langkah menanam jagung yang dapat Mam turuti di dalam rumah. Kemungkinan perawatannya tidak gampang, tetapi bila Mam menanam sendiri jagung di dalam rumah, ini tentu semakin lebih membahagiakan dan manfaatkan tempat kosong di dalam rumah. Selamat mempraktikkan ya Mam!

Tinggalkan Balasan